Kamis, 18 Juli 2013

Logika ini-itu (percaya akan usaha-bukan religius)

Pagi ini saya dikejutkan...ah!!!benar-benar....saya ingin menulis semua kalimat yang benar-benar..benar-benar ada di dalam fikiran: 

Waktu ini, mungkin sudah diluar akal sehat…menerima kabar seburuk rupa..
Aku sungguh kaget luar biasa…
Seperti berjalan gontai bukan sekedar anemia..
Entah harus bagaimana..harus apa…
Sedari dulu aku juga sudah tahu, bahwa iya sering berfikir dengan logikanya..
Sedari dulu aku selalu mencoba paham, bahwa iya lebih senang mengasah akal sehatnya..
Sedari dulu aku mengerti, iya tak kenal akan namanya sesuatu yang bersifat kebetulan semata..
Aku bertemu karena takdir..
Aku berpisah juga karena takdir..
Lalu takdir dan usaha? Ada korelasinya antara takdir itu, aku selalu berusaha juga berdoa agar takdir mempertemukan kita untuk ke-sekian kalinya..

Waktu itu, bahagia meluap-luap seakan ingin meledak di dalam dadaku..
Aku pernah bertanya, apa kau percaya takdir?
Iya menjawab: “tidak..aku percaya usaha”
Mendengar hal itu aku sungguh kesal dibuatnya…
Tidak ada yang lebih bisa dipercaya selain Takdir yang telah Tuhan berikan pada kita..
Kita bisa mengubah caranya..mengubah jalan dan proses untuk menghindari atau justru menggapai takdir tersebut…namun bukan takdir atau ketentuannya…
Semua takdir itu sudah dituliskan dari sang-Pencipta… Allah Pemilik bumi segala isinya…
Lalu iya berkata: “aku bukan religius”
"matamu sebening langit nan biru"
Aku makin kesal dibuatnya…sungguh kesal mendengarkannya…
Percayalah…suatu saat kau merasakan antara takdir-usaha-religius itu akan bersatu..

Aku sungguh lebih kaget luar biasa…
Cemas sudah meraup seluruh gambaran air muka..
Berharap fikiranku ini salah dan logika yang menjadi benar..
Iya tak mungkin melakukan hal itu..
Iya tak mesti melakukan hal ini..
Iya tak seharusnya membuat ini-itu..
Aku harap cuman pikiran halusinasiku saja..
Semoga memang bukan…

***********
(Jika fikiran ini gila, maka logika memang tidak bermain sampai sejauh ini, jika datang dan menghampiriku, maka aku bersumpah akan benar-benar pergi dari cerita ini selamanya) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar